Peresmian Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang Ketapang

Telah Dibaca : 377 Kali
Ketua T Penggerak PKK Ketapang Ny Elysabet Betty Martin Rantan menggunting pita peresmian penggunaan gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang.(AgsH)

Ketapang(ketapangpers.com)-Bupati Martin Rantan,SH.,M.,Sos meresmikan untuk  di fungsikannya Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Kegiatan itu ditandai dengan ritual adat Dayak penyambutan kedatangan para tamu, yang kemudian pemotongan pita oleh Ketua T Penggerak PKK Ny Elysabet Betty Martin Rantan, dan kemudian pembukaan pintu gereja oleh Uskup Ketapang, Mgr Piu Riana Prabdi.‎

Peresmian Gereja Santo Agustinus Paya Kumang juga di hadiri oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani, mantan Gubernur Kalbar Cornelis, Wabup H Suprapto,S  para Pastor Paroki, Tokoh gama, tokoh masyarakat, kemudian Bupati Martin Rantan melakukan penanam pohon di halaman Gereja Santo Agustinus Paya Kumang Ketapang, Selasa (10/21/2018).

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan terima kasih dan perhargaan yang setinggi tingginya kepada Panitia pambangunan yang telah berupaya maksimal mungkin mencurahkan perhatiannya dalam penyelsaian pembangunan gereja tersebut.

maka Bupati berharap gereja ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kualitas umat dan perberdayaan ekonomi umat.“‎Didalam rumah ibadah diharapkan terjalin sinergi antara aktivitas spiritual dengan aktivitas sosial ekonomi,” harapnya.

“‎Tantangan kedepan menuntut kita untuk lebih memfokuskan pada perwujudan membangun kejayaan bangsa melalui pencapaian prestasi yang agamis,” ujar Bupati Martin Rantan.‎

Dengan mengedepankan toleransi antar umat beragama dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan yang telah kita bina selama ini,  “ Dalam situasi yang demikian ini kita harus optimis bahwa jika kita semua bersatu menggalang kebersamaan dan mengembangkan segenap optensi yang dimiliki,” kata Bupati ketapang.

“Maka kita akan membawa umat dan bangsa ini terhindar dari keterpurukan menuju umat dan bangsa yang sejahtera mandiri bermartabat relegius dan berkepribadian,” sambungnya.

Oleh karena itu, menurutnya masyarakat yang hidup pada era sekarang sangat membutuhkan bimbingan dan tuntunan keagamaan agar dapat memaknai hidup dan kehidupan ini serta bersikap lebih terbuka dan toleran.‎

“‎Tugas pemuka agama dalam membimbing umatnya agar memiliki keyakinan yang teguh tentang agama yang diyakini,” ujar Bupati ketapang. sember berita @ muryanti & Agsh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *